Jumat, 23 September 2016

Marc Albrighton Ingin Gol Perdananya di Liga Champions Selalu Dikenang

Marc albrighton ingin gol perdananya di Liga Champions selalu dikenang. Debut Liecester City di pentas Liga Champions terlihat gemilang dengan meraih kemenangan pertama di laga perdana Liga Champions.

Marc Albrighton Ingin Gol Perdananya di Liga Champions Selalu Dikenang

Gelandang Leicester City, Marc Albrighton bahkan masih tidak bisa melupakan golnya yang bersarang di gawang Club Brugge pada pertandingan Liga Champions Grup G, Rabu (14/9/2016) kemarin.

Kemenangan ini adalah yang pertama kalinya dibukukan oleh Leicester di ranah Eropa sejak terakhir kali mengalahkan klub asal Irlandia Utara, Glenavon pada fase pertama Piala Winners musim 1961/1962 silam.

Laga baru berjalan lima menit, Marc Albrighton mencetak gol perdana Leicester di Liga Champions yang juga sekaligus membuka keunggulan tim tamu.

Selepas tertinggal, Brugge pun mencoba bangkit dan lebih meningkatkan intensitas serangan. Sementara Leicester tetap mampu menebar ancaman, terutama lewat skema serangan balik mereka yang merepotkan lawan.

Menit ke-29, Leicester kembali mendapat kesempatan melalui tendangan bebas yang berada sedikit di luar kotak penalti lawan. Riyad Mahrez yang menjadi eksekutor bola mati melepaskan tembakan kaki kiri yang sukar dijangkau Ludovic Butelle. Liecester unggul 2-0.

Sebuah skema serangan membuat Jamie Vardy memiliki kans mencetak gol pada menit ke-61. Akan tetapi Vardy dilanggar Butelle dalam kotak terlarang. Mahrez yang menjadi eksekutor dengan sempurna menjalankan tugasnya.

Gol yang diciptakan Albrighton tersebut merupakan gol pembuka kemenangan The Foxes dengan skor 3-0. Dua gol lainya disumbangkan oleh Riyad Mahrez.

Albrighton menciptakan gol tersebut setelah memanfaatkan kesalahan yang dilakukan pemain Brugge, Luis Hernandez. Dirinya mengaku begitu gembira dengan gol tersebut dan mengatakan akan selalu mengingatnya.

Pemain berusia 26 tahun ini memang sangat jarang mencetak gol. Albrighton bahkan baru mengemas lima gol dari 67 penampilannya bersama The Foxes. Tidak heran jika dirinya begitu bahagia.
“Gol tersebut memiliki arti yang luar biasa dan mungkin akan menjadi pencapaian terbesar disepanjang karier saya hingga saat ini. Arti gol tersebut bagi saya dan keluarga sangatlah besar,” kata Albrighton.

Dia juga mengatakan bahwa gol tersebtu akan dipersembahkan untuk keluarganya yang telah mendukung kariernya selama ini bersama Leicester City. Albrighton mengaku beruntung bisa memiliki kesempatan mencetak satu gol tersebut.

“Bermain di Liga Champions merupakan pengalaman yang sensasional, namun gol saya membuat pengalaman tersebut menjadi lebih baik. Gol ini untuk keluarga yang telah mendukung saya, juga untuk Leicester City. Saya tahu mereka semua bangga,” kata Albrighton.

Albrighton menjadi pemain Leicester pertama yang mampu mencetak gol di kompetisi Eropa setelah Muzzy Izzet pada September 2000.

Kegembiraan tersebut juga menghinggapi manajer Claudio Ranieri.

“Penting untuk memulai dengan baik. Ini merupakan pertandingan yang bagus,” ucap juru taktik yang mengantarkan Liecester City menjadi juara Liga Inggris 2015/2016 itu.

Selain Albrighton, catatn gemilang turut ditorehkan oleh Riyad Mahrez. Winger asal Aljazair tersetbu telah mencetak minimal dua gol sebanyak enam kali untuk The Foxes.

Related Posts

Marc Albrighton Ingin Gol Perdananya di Liga Champions Selalu Dikenang
4/ 5
Oleh