Rabu, 21 September 2016

Ini Alasan Juventus Gagal Petik Kemenangan Pada Laga Pertama Liga Champions

Ini alasan juventus gagal Petik kemenangan pada laga pertama liga champions. Kubu Juventus masih menyesali atas hasil imbang 0-0 ketika menjamu Sevilla pada matchday 1 Liga Champions lalu. Menurut pelatih Massimiliano Allegri, media turut berperan dalam kegagalan Juventus memetik kemenangan di laga tersebut.

Juventus Gagal Petik Kemenangan Pada Laga Pertama Liga Champions

Allegri menilai, media terlalu membesar-besarkan kekuatan Juventus serta mengunggulkan timnya bisa menjuarai Liga Champions musim ini. Hal tersebut diyakini telah membuat para pemain Juve terlena karena merasa sudah menang sebelum bertanding. Padahal, ketika berada di atas lapangan segalanya bisa terjadi.

Seperti yang dilansir oleh salah satu media olahraga Italia, Allegri mengatakan bahwa di pertandingan melawan Sevilla, banyak yang yakin Juve bisa menang dengan skor 3-0. Selain itu, media juga menulis tentang kekuatan yang dimiliki oleh Juve saat ini. Semua media mengatakan bahwa Juve mampu mengalahkan Sevilla dan mereka juga menyebutkan Juva bisa menjadi juara Liga Champions.

Allegri menambahkan bahwa Juve dalam kurun waktu 20 tahun tidak menjuarai Liga Champions. Pada musim ini Allegri dan Juve memang melakukan aktivitas transfer yang cukup berani, namun bukan berarti mereka bisa meraih kemenangan.

Allegri menyebutkan merupakan hal yang gila jika menjadikan Juventus menjadi favorit juara Liga Chmapions musim ini. Menurutnya, medialah yang telah membuat timnya terlalu bereuforia danmenjadi terlena.

Walau begitu, Allegri menilai performa Juventus ketika ditahan imbang Sevilla sudah cukup baik. Ini adalah kali pertamanya Allegri dalam menangani sebuah klub gagal meraih kemenangan dalalm laga perdana fase grup Liga Champions.

Kritik dari fans pun berdatangan setelah Juventus gagal meraih poin penuh dalam laga kontra Sevilla tersebut. Atas kritik yang disampaikan oleh fans, pemain belakang andalan Juve Giorgio Chiellini pun angkat bicara. Dia mengatakan kalau Juventus bukanlah tim seperti Real Madrid ketika bermain di Liga Champions.

Bahkan secara karakter Juventus sangat jauh berbeda dengan tim asal Spanyol tersebut. Mereka terbiasa hanya mampu meraih kemenangan tipis. Dikutip dari sebuah media, Chiellini mengatakan untuk meraih kemenangan di Eropa memang ada cara lain, namun dirinya bersama tim mengikuti sejarah dan karakteristik.

Juventus berusaha untuk terus berkembang, namun mereka bukan dan tidak akan pernah menjadi Madrid. Dirinya menambahkan Juventus tidak memiliki karakteristik seperti mereka yang mampu menang dengan skor 6-2. Juve adalah tim yang apabila memimpin, maka harus berjuang agar tidak kebobolan.

Kritikan yang diterima oleh Juventus aalah hal yang wajar. Sebab, pada musim panas lalu mereka telah melakukan belanja besar. Salah satunya adalah dengan memboyong bomber asal Argentina, Gonzalo Higuain dari Napoli. Mereka juga sempat menegaskan kalau saat ini taget Si Nyonya Tua adalah meraih kejayaan di pentas Eropa.

Related Posts

Ini Alasan Juventus Gagal Petik Kemenangan Pada Laga Pertama Liga Champions
4/ 5
Oleh