Kamis, 22 September 2016

Grup E Liga Champions 2016/2017 Disebut Neraka

Grup E liga champions 2016/2017 disebut neraka tanpa glamor nama klub besar. Banyak yang menilai Grup C dan Grup D adalah kelompok neraka di Liga Champions 2016-2017. Namun, apabila memetakan kekuatan setiap peserta, Grup E juga layak disebut neraka meski tanpa glamor nama besar.

Grup E Liga Champions 2016-2017 Disebut Neraka

Tim seperti Bayer Leverkusen, CSKA Moskva, Tottenham Hotspur, dan AS Monaco tentu kalah glamor jika dibandingkan dengan FC Barcelona, Manchester City yang tergabung dalam Grup C, Bayern Muenchen, dan Atletico Madrid yang tergabung dalam Grup D.

Akan tetapi, keempat tim yang bergabung dalam Grup E ini sukses membuat publik sulit untuk menebak siapa yang bakal lolos dari fase grup dan melangkah ke 16 besar. Pasalnya semua partisipan grup ini sama-sama memiliki kelebihan serta kekurangan yang tidak begitu mencolok.

Dari data ranking koefisien UEFA dan penempatan pot unggulan pada saat undian fase grup justru tidak membantu sama sekali untuk menebak siapakah wakil Grup E di babak berikut.

Di kelompok ini, Leverkusen memiliki peringkat koefisien paling tinggi di antara kontestan-kontestan lainnya (15). Namun, tim yang berada di pot 1 justru CSKA, dengan pemilik ranking UEFA terendah di Grup E (48).

CSKA memang berada di pot unggulan karena statusnya sebagai juara Liga Rusia 2015/2016. Persaingan yang tampak seimbang ini diakui oleh tim-tim dari Grup E. Semuanya pun kompak dan optimistis mampu lolos ke 16 besar.

"Kami memiliki kesempatan lolos sebab berbekal berpengalaman menghadapi tim-tim besar," kata pelatih CSKA, Leonid Slutsky, di situs UEFA.

"Seperti pada musim 2014/2015, kami berada di grup yang sangat seimbang. Pada saat itu, kami berakhir di urutan kedua klasemen. 

Sekali lagi sudah menjadi ambisi kami agar lolos ke 16 besar," ucap arsitek Bayern Leverkusen, Roger Schmidt.

Tottenham Hotspurs menjadi favorit

Di antara semua peserta di Grup E, Tottenham mungkin merupakan tim dengan pengalaman paling sedikit di Liga Champions. Mereka baru 20 kali melakoni laga di turnamen ini.

Malah, musim ini adalah yang perdana bagi The Lilly White setelah absen mentas di Liga Champions sejak 2010/2011.

Walaupun demikian, berbagai bursa taruhan, memfavoritkan Tottenham untuk melangkah ke 16 besar. Hal tersebut juga diakui oleh Wakil Presiden AS Monaco, Vadim Vasilyev.

"Grup ini seimbang. Setiap tim memiliki kesempatan untuk lolos. Namun, menurut saya, Tottenham adalah tim terkuat di Grup E walaupun mereka berada di pot tiga," ujar Vasilyev di situs klub.

Dari berbagai komentar yang telah diberikan, memang Tottenham Hotspurs lebih difavoritkan untuk lolos fase grup dan melangkah ke babak 16 besar. Namun jika dilihat dari meratanya peta kekuatan klub, masih belum bisa ditebak tim manakah yang akan lolos, kita tunggu saja.

Related Posts

Grup E Liga Champions 2016/2017 Disebut Neraka
4/ 5
Oleh