Rabu, 21 September 2016

Format dan Regulasi Baru Liga Champions Musim 2016-2017

Format dan regulasi baru liga champions musim 2016-2017. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Liga Champions merupakan salah satu kompetisi sepak bola terakbar di dunia. Walaupun hanya diikuti oleh klub-klub Eropa, nyatanya sangat sulit bagi mereka yang berada di benua lainnya untuk tidak mengikuti laga-laga yang dihadirkan oleh kejuaraan yang saat ini telah berumur 62 tahun tersebut.

Format dan Regulasi Baru Liga Champions Musim 2016-2017

Salah satu bukti kebesaran Liga Champions bisa kita lihat dari banyaknya pemasukan yang diterima dari berbagai sumber, beberapa diantaranya adalah hak siar dan sponsor. Berdasarkan laporan resmi yang diberikan oleh UEFA, demi terselenggaranya Liga Champions 2016/2017 mereka telah menyiapkan uang sebesar 1.2689 miliar euro. Uang tersebut nantinya akan dibagikan kepada klub-klub peserta, sesuai dengan prestasi yang telah mereka raih selama mengikuti ajang ini.

Dalam perkembangannya, Liga Champions telah mengalami beberapa kali perubahan format. Perubahan terakhir yang mereka lakukan adalah pada tahun 2002. Dimana mereka menilai satu fase penyisihan grup merupakan yang terbaik, format ini pun terus dipertahankan hingga sekarang.

Baru-baru ini UEFA mengumumkan bahwa Liga Champions akan kembali melakukan perubahan mulai dari tahun 2018 hingga 2021. Namun satu hal yang perlu ditekankan adalah UEFA hanya melakukan perubahan pada jalur kualifikasi serta pendistribusian subsidi.

UEFA memastikan tetap mempertahankan format putaran final mengandalkan ranking koefisien dalam membagi jatah 32 tiket Liga Champions kepada 54 asosiasi anggota. Hal inilah yang membuat jalur menuju putaran final menjadi beragam bagi setiap liga.

Ada yang langsung bisa mengamankan tempat di fase penyisihan grup, ada yang harus menjalani babak play-off, ada juga yang harus berjuang dari babak kualifikasi pertama hingga ketiga. Namun itu baru membahas asosiasi yang berada di peringkat 12 besar ranking UEFA. Negara-negara dengan peringkat di bawahnya tentun harus melewati jalan yang lebih terjal agar bisa lolos ke putaran final.


Per musim 2018-2019, 16 dari 32 tempat di fase grup sudah dipastikan jatuh ke tangan empat klub di empat liga asosiasi terbaik (Inggris, Italia, Jerman dan Spanyol). Prancis dan Portugal masing-masing akan mendapatkan dua tiket, sedangkan Ukraina dan Rusia mendapatkan satu. Bagi klub Belanda, Turki dan Swiss, mereka harus berjuang dari babak play-off. Untuk asosiasi-asosiasi lainnya, pihak UEFA baru akan memberikan penjelasan resmi menjelang penghujung tahun 2016.

Selain itu UEFA juga memastikan bagi juara Europa League akan mendapatkan hadiah tambahan berupa tiket putaran final Liga Champions. Sehingga mereka tidak lagi tergantung dengan peringkat liga, sesuai peraturan yang ebrlaku saat ini.

Diumumkannya sistem baru tersebut memunculkan dugaan bahwa UEFA tidak berpihak kepada aosiasi, beserta liga dan klub yang berada di bawah garis kemahsyuran. Baik itu dari segi olahraga maupun kesejahteraan finansial.

Bagaimanapun juga, selama regulasi ini belum berjalan, maka kita masih belum bisa memberikan penilaian pasti mengenai sistem Liga Champions yang baru ini.

Related Posts

Format dan Regulasi Baru Liga Champions Musim 2016-2017
4/ 5
Oleh