Minggu, 18 September 2016

Dele Alli Minta Tottenham Main Agresif Dan Kesampingkan Isu Negatif

Tottenham Hotspur secara mengejutkan kalah dari AS Monaco dengan skor 1-2, dalam pertandingan fase Grup E Liga Champions di Stadion Wembley. Usut punya usut ternyata Arsenal merupakan dalang dibalik kekalahan The Lilly White.

Dele Alli Minta Tottenham Main Agresif Dan Kesampingkan Isu Negatif

Sepanjang pertandingan berlangsung, Spurs hanya mampu mencetak gol melalui Toby Alderweireld pada menit 45. Sedangkan tim tamu sanggup membobol gawang Spurs dua gol mellaui Bernardo Silva di menit 15 dan Thomas Lemar di menit 31.

Malang bagi Spurs karena mereka kalah di hadapan lebih dari 85.000 pendukungnya yang sekaligus rekor penonton kandang terbanyak bagi sebuah klub Inggris saat berlaga di Liga Champions. Arsenal yang notabene rival sekota Spurs di London adalah penyebab kekalahan Harry Kane dan kawan-kawan.

Menurut Jardim secara mental mereka mempersiapkan diri dengan berkaca pada kemenangan yang diraih atas Arsenal pada musim 2014/2015.

Pada kala itu, AS Monaco juga menciptakan dua gol terlebih dahulu lewat Geoffrey Kondogbia di menit 38 dan Dimitar Berbatov di menit 53. Bahkan Yannick Ferreira Carrasco juga ikut membenamkan The Gunners melalui go yang tercipta di menit ke 94.

Di sisi lain, anak asuh Arsene Wenger  hanya mampu menciptakan satu gol melalui Alex Oxlade Chamberlain di menit 91. Arsenal pun harus tertunduk lesu di Emirates Stadium, dengan skor akhir 1-3.

“Mereka hanya membuat dua tembakan, sementara kami menghasilkan lebih banyak peluang. Akan tetapi, penyelesaian akhir kami masih kurang efektif,” ujar Pochettino.

Dia menuturkan “Kami perlu lebih agresif lagi ketika berada di depan gawang lawan. Ini baru laga pertama, namun kami harus meningkatkan kemampuan dengan cepat”.

Delle Alli yang merupakan gelandang Tottenham Hotspurs menilai bahwa skuadnya harus lebih agresif lagi apabila ingin lolos dari fase grup Liga Champions. Alli tahu mereka tidak boleh lagi melakukan kesalahan yang sama. Apa lagi pada laga kedua nanti mereka akan bertandang ke kandang CSKA Moskva di matchday kedua.

“Kami tidak membuat situasi yang lebih mudah di babak pertama. Pada babak kedua pun serangan yang kami lancarkan tidak efektif, padahal penampilan kami lebih dominan dari pada Monaco. Spurs harus belajar dari kesalahan dan lebih agresif,” kata Alli.

Untuk saat ini, Spurs masih menghuni di posisi terbawah klasemen sementara Grup E tanpa angka di bawah AS Monaco, Bayer Leverkusen dan CSKA Moskva. Untuk menjaga peluang The Lilly Whites, Alli bahkan bersedia dipasang baik sebagai penyerang tengah maupun sayap kiri.

Walaupun tidak itu mencetak gol, Fabinho yang merupakan perisai di jantung pertahanan Monaco telah berhasil mengacaukan serangan Spurs.

Dia tercatat memenangi tujuh tekel, melakukan tujuh blok, tiga intersep dan tiga sapuan. Bahkan 90 persen operan yang diberikannya mengalir akurat.

Related Posts

Dele Alli Minta Tottenham Main Agresif Dan Kesampingkan Isu Negatif
4/ 5
Oleh